Penantian Kelulusan yang "Menegangkan"

Sabtu, 13 Juni 2009, sebagian besar orang tahu akan ada pengumuman hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SLTA. Pantaslah, sejak jum’at sore hingga malam, HP saya kerap berdering menerima telepon atau SMS dari murid-muridku kelas XII SMK 45 Jakarta. Pasalnya? ya mereka menanyakan kepastian tentang pengumuman di keesokan harinya.
Sebagian guru di tempat saya mengajar memang tak pelak bingung dan ragu, apakah pengumuman dilaksanakan hari Sabtu, karena biasanya, informasi, bahkan nilai hasil UN sudah diterima pihak sekolah paling tidak sehari sebelumnya, yakni hari Jum’at. Sementara, ini tidak, tidak ada kepastian. Informasi belum kami terima hingga Jum’at malam.
Keesokan harinya, di hari Sabtu, hingga pukul 09.00wib masih juga belum ada kepastian. Padahal sebagian besar siswa kelas XII sudah berdatangan ke sekolah sejak pukul 07.00 menunggu kepastian.
Sekitar pukul 10.15wib barulah ada kepastian bahwa pengumuman kelulusan hasil UN untuk wilayah DKI Jakarta dapat dilakukan pada pukul 15.00wib. Alhamdulillah, akhirnya siswa pun diarahkan untuk kembali ke sekolah pada pukul 15.00wib jika ingin melihat hasil pengumuman langsung, atau melihat secara online di internet.
Serempak pada pukul 15.00wib, pengumuman pun dilakukan melalui papan pengumuman sekolah dan juga internet.
Tak dapat dibayangkan, betapa pekikan sukacita langsung terdengar memecah kesunyian sore hari itu. Pekikan kegembiraan siswa yang telah berhasil LULUS. Aksi saling peluk, saling ber”tos”, bahkan saling jambak rambut pun terjadi. Saya melihat luapan kegembiraan itu dari kejauhan.
Entah apa yang terjadi di “warnet” tempat sebagian siswa melihat pengumuman. Mudah-mudahan saja mereka tidak menjambak rambut petugas warnetnya.
Tak terasa, berlinang air mataku, ketika satu persatu mereka menghampiriku yang sedari tadi “menyembunyiak diri” dan mengamati dari kejauhan, mereka menyalamiku dan mengucapkan terima kasih sambil menangis bahagia.
Alhamdulillah, pada tahun pelajaran 2008/2009 ini,  siswa SMK 45 Jakarta LULUS 100 %.
Ya Allah, jadikanlah kelulusan ini sebagai awal menapaki kehidupan yang lebih baik bagi mereka, kebaikan dunia hingga akhirat, amin…

One Response to Penantian Kelulusan yang "Menegangkan"

  1. Sriayu says:

    Stuju Pak… smoga kelulusan anak2 kt merupakan starting poin yang lebih baik. Di madrasah sy yang gak lulus 2 org, tapi cukup memuaskanlah. Karena yg gak lulus emang layak, tidak seperti bbrp thn yang lalu. Yang gak pantas lulus…eh…bs na lulus…malah yg pantes lls…eh….malah gagal. Ya gitulah kalo mesin yg menentukan…..

    Anyway…kalo ad wkt ‘mampir’ ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: