Sajian "Dinner" Istimewa

Ahad, 7 Juni 2009, selepas mengajar kuliah di STAI Fatahillah, Serpong Tangerang, saya bergegas pulang ke rumah.
Saya agak terburu-buru karena istriku sudah berkali-kali kirim SMS agar cepat pulang, ada “surprise” katanya.
Yah, memang, sepulang dari Bandung semalam, saya belum banyak bercengkerama dengan anak-anak, karena harus mengajar di kampus.
Sesampai di rumah, saya agak kaget atas ulah anak-anak yang tidak seperti biasanya.
Mereka, sudah menyiapkan makanan kesukaanku, udang!!! ya sambal goreng kentang dengan udang.
Subhanallah, terima kasih anak-anakku….
Memang, terkadang penghargaan bukan pada besarnya nilai atau harga, tapi pada ketulusannya….

One Response to Sajian "Dinner" Istimewa

  1. Sriayu says:

    Yang namanya ketulusan itu sangat mahal. Saking mahalnya gak bisa di beli atau ditukar dengan apapun.

    Duh…bener-bener gambaran keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah…

    Salam sukses untuk anda…. BTW.. ada artikel baru di pondokan saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: